Berita Nusantara

Berita Dunia, Gosip, Bisnis, Artis, Humor, olahraga.

Tak Ada Wasiat untuk Yenny dan Muhaimin

Lily Wahid yang merupakan adik kandung KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur menegaskan, tidak ada wasiat khusus dari Gus Dur untuk putrinya Yenny Wahid maupun Muhaimin Iskandar terkait dengan kepemimpinan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

“Jadi, kalau ada yang bilang Gus Dur menyampaikan wasiat, baik kepada Yenny atau Cak Imin, itu mengada-ada. Dua-duanya mengada-ada,” kata Lily Wahid dalam percakapan dengan Persda Network di Jakarta, Sabtu (2/1/2010).

Menurut dia, Gus Dur bukanlah orang yang senang kolusi dan nepotisme. “Kalau memang Gus Dur mempersiapkan Yenny sebagai putra mahkota, kan sudah diuji dalam proses ini semua. Akan tetapi, dalam proses-proses rekonsiliasi di lingkungan Gus Dur, Yenny tidak pernah ikut. Tidak pernah diikutsertakan oleh ayahnya,” katanya.

Ditambahkan Lily, Gus Dur memang setuju rekonsiliasi. “Sebelum beliau pergi, Gus Dur sangat ingin PKB itu dikembalikan kepadanya,” katanya.

Keinginan itu kemudian dia wujudkan dengan membawa KH Azis Mansyur ke Gus Dur saat masih di rumah sakit. Pertemuan Gus Dur dengan KH Azis Mansyur itu sangat cair. Lily yang mengaku menyaksikan pertemuan itu kemudian menyatakan bahwa Gus Dur banyak bercerita dengan KH Azis Mansyur.

Lily tegas menyatakan, Yenny memang anak biologis Gus Dur, tapi belum tentu menjadi anak ideologis Gus Dur. Awal munculnya konflik PKB sehingga muncul PKB Gus Dur dan PKB Muhaimin, kata Lily, karena ada orang luar yang bermain untuk menghancurkan PKB.

“Nah, kemudian dari semua prosesnya PKB Ancol atau Muhaimin yang kemudian dinyatakan sah oleh Mahkamah Agung. Tapi, itupun surat Menkumham untuk mengakui Muktamar Ancol (PKB kubu Muhaimin)  belum keluar. Nah, saya kemudian masuk karena ingin menyelamatkan PKB di saat semua kiai tak ada yang berani sama Gus Dur. Makanya, saya tidak percaya Gus Dur memberikan wasiat ke Yenny dan Muhaimin soal PKB ini,” tandasnya.

“Dan katanya Muhaimin Iskandar memecat saya. KH Azis Mansyur malah membela saya, bahwa tidak ada pemecatan karena tidak melalui prosedur resmi. Bahkan, sampai sekarang, surat pemecatan secara resmi juga tidak ada,” katanya.

Ia yakin, pimpinan PKB ke depan belum tentu akan dipegang oleh Muhaimin Iskandar. Salah satu alasannya adalah, dirinya sedang melakukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK) soal UU Kementerian Negara tentang pasal rangkap jabatan juga menjadi.

“UU No 39 Tahun 2008 pasal 23 menyatakan dilarang rangkap jabatan menteri negara menjadi ketua umum organisasi ataupun partai politik yang mendapat pembiayaan dari pemerintah. Tetapi di dalam penjelasan UU-nya ada kerancuan. Di situ dijelaskan, diharapkan menteri negara jangan rangkap jabatan. “Ini yang saya minta ketegasannya, dilarang atau tidak,” katanya.

“Jadi jelasnya, rekonsiliasi PKB yang diinginkan adalah menata kembali PKB bersama-sama. Tidak berfikir siapa jadi apa. Tidak. Tapi, PKB harus menginventarisir kembali pemikiran Gus Dur. Menempatkan PKB  dalam membangun masyarakat ke depan. Artinya, wasiat Gus Dur adalah setuju rekonsiliasi, tapi tidak ada wasiat untuk Yenny apalagi untuk Muhaimin. Tidak sama sekali ,” Lily Wahid menambahkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Januari 3, 2010 by in Nasional and tagged , , , .
%d blogger menyukai ini: