Berita Nusantara

Berita Dunia, Gosip, Bisnis, Artis, Humor, olahraga.

“Avatar”, Menikmati Kedahsyatan Imajinasi Cameron

James Cameron membuktikan bahwa dia adalah sutradara dengan imajinasi yang luar biasa.  Setelah film Titanic yang melegenda itu, Cameron kembali menasbihkan dirinya sebagai sutradara kawakan lewat Avatar, film yang layak disebut sebagai karya masterpiece.

Alkisah, tersebutlah negeri Pandora, sebuah negeri entah-berentah yang indah tak terbayangkan. Di sanalah keberadaan alam raya dihormati dan dijunjung tinggi. Adalah suku Na’vi yang menghuni negeri yang unik dan memesona. Mereka hidup berkoloni layaknya masyarakat rimba.

Yang unik, Na’vi bukanlah sekelompok manusia biasa. Raga mereka merupakan perpaduan antara manusia dan kucing: berekor panjang, kuping runcing, tetapi tak berbulu. Hanya kulit mereka berwana biru. Uniknya lagi, ukuran mereka bak raksasa yang memiliki postur jangkung, tiga kali rata-rata manusia umumnya.

Tak hanya alam Pandora yang kaya dengan jenis makhluk hidup yang unik dan langka, kawasan ini diyakini memiliki mineral Unobtainium yang berharga bagi penduduk bumi. Inilah yang kemudian menjadi magnet bagi para sekelompok orang di bumi untuk lebih mengenal jauh Pandora dan seisi penghuninya.

Sebuah program dibentuk. Para peneliti dan relawan dikumpulkan. Tujuannya satu: mengenal lebih dekat negeri Pandora yang kaya raya. Namun, tak mudah bagi manusia biasa untuk bisa memasuki dunia Pandora. Setidaknya butuh sosok yang bisa diterima oleh kalangan Na’vi sebagai penduduk Pandora. Karenanya, diciptakanlah avatar. Ia diibaratkan sebuah robot, yang dikendalikan melalui transformasi kinerja otak manusia, yang dialihkan ke raga avatar pilihannya.

Adalah Jake Sully (Sam Worthington), seorang mantan serdadu Amerika yang lumpuh karena perang, terpilih menjadi relawan pengendali avatar. Dengan menggunakan avatar saudara kembarnya, Thomas Sully, Jake pun dibebankan sebuah misi, yakni mempelajari dunia Pandora. Bagi Jake, inilah saatnya memulai petualangan baru. Lewat avatar yang dikendalikannya, ia bisa menemukan kembali dirinya, menjadi lelaki sejati tanpa dibatasi kelemahan fisiknya.

Sebuah misi dilakukan. Jake benar-benar menemukan dunia baru yang indah dan eksotis. Ia bertemu dengan seorang Na’vi perempuan pemberani. Dialah Neytiri (Zoe Saldana). Darinya, Jake mengenal Pandora dan akhirnya terpikat.

Penjelajahan Jake di negeri Pandora menjadi bagian yang nikmat dan petualangan mengagumkan bagi penontonnya. Angkat topi untuk sutradara James Cameron. Penantiannya yang cukup panjang untuk bisa menghasilkan sebuah karya unggul terbayar sudah. Ya, inilah dunia imajinasi Cameron tentang negeri Pandora yang memesona itu.

Lewat teknologi 3D, penonton benar-benar diajak memasuki dunia eksotis Pandora. Pujian itu tentu bukan hal yang berlebihan diberikan kepada Cameron. Sebab, sutradara film Titanic itu berhasil membawa penontonnya ke alam Pandora, yang belum pernah dijelajahinya. Sungguh mengagumkan!

Adegan demi adegan terasa nyata dan tanpa batas. Jantung penonton seolah diajak terus berpacu memasuki alam petualangan Jake, seperti halnya ketika terjun dari jurang, berpacu menunggangi Banshee, seekor burung naga, hingga bertarung dengan binatang buas penghuni Pandora.

Bumbu drama, aksi dan petualangan masih menjadi ramuan mujarab. Cameron paham betul urusan itu. Itu pulalah yang ia hadirkan lewat hubungan Jake dan Neytiri. Ada cinta, tapi juga ada pengkhianatan. Keduanya dibenturkan sekadar untuk menjadi gimmick mujarab. Ketika cinta itu hadir dan diwarnai perngkhianatan, maka yang muncul adalah pembuktian diri. Akankah Jake melakukan itu semua. Memilih dunia baru sebagai avatar, atau menjadi manusia sejati. Sebuah pilihan yang sulit tentunya.

Tak sekadar bumbu drama, aksi, dan petualangan, Cameron tak lupa pula menyisipkan pesan moral yang begitu kentara tentang bagaimana seharusnya manusia memperlakukan buminya, seperti halnya kaum Na’vi yang menjadikan negeri Pandora sebagai ranah yang harus terus dijaga dan dipelihara.

Nah, seperti apa dahsyatnya mahakarya Cameron itu, ada baiknya Anda menyaksikan sendiri. Selamat menikmati petulangan baru itu.

AVATAR

PEMAIN:  Sam Worthington, Zoe Saldana, Sigourney Weaver, Michelle Rodriguez, Stephen Lang, Joel David Moore; SUTRADARA: James Cameron; PENULIS: James Cameron; GENRE: Animasi-Remaja; PRODUSER: James Cameron, Jon Landau; PRODUKSI: 20th Century Fox; DURASI: 150 menit.

3 comments on ““Avatar”, Menikmati Kedahsyatan Imajinasi Cameron

  1. muhammad zakariah
    Januari 4, 2010

    emank keren tu film.. pertamaxxxx…:mrgreen:

  2. Rental Komputer Murah
    Januari 11, 2010

    yang belum nonton avatar buruan dech filmnya bagus bnget lho heeeee…….promosi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Januari 4, 2010 by in Film and tagged , .
%d blogger menyukai ini: