Berita Nusantara

Berita Dunia, Gosip, Bisnis, Artis, Humor, olahraga.

Ditemukan, Pesawat Hilang di Antartika

Bulan purnama tambahan (second full moon) alias blue moon akhir tahun lalu mendatangkan keberuntungan bagi Mawson’s Huts Foundation. Cahaya maksimal bulan dan air laut yang surut membuat sekelompok penjelajah Australia sukses menemukan bangkai pesawat terbang kuno milik mendiang Douglas Mawson.

Kemarin (4/1) media Australia memublikasikan penemuan bersejarah yang terjadi pada tahun baru lalu tersebut. ”Kesuksesan penemuan ini satu banding satu juta di Antartika,” ujar pakar konservasi alam Australia David Jensen, seperti dilansir Agence France-Presse.

Sejak monoplane Mawson terkubur es pada 1975, yayasan yang sengaja didirikan untuk meneruskan eksplorasi tokoh konservasi Antartika itu sudah tiga kali menerjunkan tim penjelajah ke lokasi jatuhnya pesawat.

Selain blue moon dan surutnya air laut, Jensen menyebut pencairan es global sebagai salah satu faktor pendukung. ”Saat itu, salah seorang anggota tim kami kebetulan sedang mengamati sekitar pelabuhan. Secara tidak sengaja, dia melihat logam yang tertimbun bebatuan di dalam lautan beku itu,” paparnya.

Menurut dia, reruntuhan pesawat Mawson itu terpendam beberapa sentimeter dari permukaan air. Tapi, saat itu ketinggian air di Cape Denison sedang mencapai titik terendah.

Tanpa menunggu lama, tim ketiga Mawson’s Hut Foundation segera mengebor dengan skala besar untuk menembus tebalnya lapisan es Antartika tersebut. Meski selalu dilengkapi dengan sejumlah peranti canggih, termasuk alat pencitraan magnetis, Jensen mengatakan bahwa pengangkatan bangkai pesawat dari lautan beku bukan hal mudah. ”Suhu udara di luar jauh di bawah nol derajat Celsius dan kecepatan angin 80 kilometer per jam,” katanya.

Kendati demikian, berkat semangat tinggi tim eksplorasi Australia tersebut, sebagian badan pesawat Mawson bisa dibebaskan dari es. Diperkirakan, akhir Januari nanti bangkai pesawat yang diterbangkan Mawson ke Antartika pada 1911 itu sudah bisa diangkat.

”Bagian yang kami temukan itu jelas bangkai pesawat milik Mawson yang dijuluki air tractor. Itu adalah bagian kecil dari sejarah awal penerbangan,” ungkap Jensen.

Pesawat yang diawaki Mawson dan seorang pilot tersebut merupakan kapal terbang pertama buatan Vickers. Pesawat Inggris itu sengaja dibawa Mawson ke Antartika untuk didaratkan di atas lapisan es.

Ketika itu, Mawson berniat mencatatkan dirinya pada sejarah penerbangan sebagai orang pertama yang sukses mendaratkan pesawat di Antartika. Sayang, malam sebelum menerbangkan pesawat, pilot Mawson terlalu banyak minum di bar. Akibatnya, pesawat tersebut celaka dan kandas di Antartika.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Januari 4, 2010 by in Internasional and tagged , , .
%d blogger menyukai ini: