Berita Nusantara

Berita Dunia, Gosip, Bisnis, Artis, Humor, olahraga.

Sri Mulyani: Bailout Bukan Uang Negara

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, yang juga mantan Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan, secara implisit menegaskan, dana talangan yang dikucurkan Lembaga Penjamin Simpanan kepada Bank Century senilai Rp 6,7 triliun tidak dapat dikategorikan sebagai uang negara.

“LPS adalah lembaga yang didirikan melalui undang-undang tersendiri dan dengan kekayaan negara yang dipisahkan, yaitu Rp 4 trilun. Dalam melaksanakannya, LPS mendapat premi dari masyarakat. Berdasarkan neraca LPS, dana Rp 6,7 triliun berasal dari dana premi. Dan, dana kekayaan negara yg dipisahkan sebesar Rp 4 triliun masih ada di sana,” ujar Sri Mulyani pada proses pemeriksaan terhadap dirinya oleh Pansus Hak Angket Kasus Bank Century, Rabu (13/1/2010) di DPR.

Sementara itu, terkait kabar bahwa Departemen Keuangan yang kerap mengintervensi Bank Indonesia, terutama dalam rapat Komite Koordinasi dan KSSK, seperti yang diutarakan anggota Pansus Gayus Lumbuun dari Fraksi PDI-P, Sri Mulyani menepisnya. “Seluruh pertemuan KK dan KSSK pada tanggal 13 November hingga 21 November 2008, hal ini diminta BI. Sungguh muskil, BI, yang dilengkapi undang-undang, dan orang-orang yang telah di-fit and proper test Dewan, (diintervensi),” ujar Sri Mulyani.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Januari 14, 2010 by in Nasional and tagged , , , .
%d blogger menyukai ini: