Berita Nusantara

Berita Dunia, Gosip, Bisnis, Artis, Humor, olahraga.

“Bos” Al Qaeda Yaman Tewas dalam Serangan Udara

Sebuah serangan udara terhadap kelompok Al Qaeda di Semenanjung Arab pada hari Jumat menewaskan enam pemimpin kelompok ini, termasuk seorang bos militer.

“Enam pemimpin Al Qaeda, termasuk komandan jaringan militer , Qassem Al Rimi tewas pada hari Jumat,” kata seorang pejabat Yaman.

Beerapa pimpinan Al Qaeda lainnya adalah, Ammar Al Waili, Ayedh Al Shabwani dan Saleh Al Tai. Mereka ikut tewas dalam serangan di Al Ajashir, sebuah wilayah gurun di bagian timur provinsi Saada.

Dua “bos” Al Qaeda lainnya belum teridentifikasi namanya, sementara dua lainnya melarikan diri dari tempat kejadian.

“Rimi adalah arsitek utama dari sebagian besar jaringan Al Qaeda yang beroperasi di Yaman,” kata pejabat itu. Ia menambahkan, bahwa Rimi pernah menyelinap melalui jaring dua kali sebelumnya, pada 2008 dan pada akhir 2009.

Sementara itu, dalam khotbah Jumat, ulama Syekh Abdulmajeed al Zendani mengatakan ada kewajiban yang ditugaskan Tuhan untuk membela Yaman melalui jihad, atau perang suci, jika diduduki oleh kekuatan asing.

Khotbah itu merespons sebagian komentar Carl Levin, Ketua Komite Angkatan Bersenjata Senat AS  Rabu lalu yang mendesak Washington untuk mempertimbangkan penargetan Al Qaeda di Yaman dengan lebah jantan, serangan udara atau operasi rahasia, tetapi tidak menyerang negara.

“Saat mereka masuk ke wilayah kita dan menduduki kita, ini memaksakan kita melakukan jihad,” kata Zendani, yang oleh pemerintah AS dilabeli sebagai seorang teroris.

“Ini adalah kewajiban agama ditentukan oleh Allah, ” katanya saat berkhotbah.

“Ini perintah Allah tidak dapat dibatalkan oleh siapapun … bukan seorang raja, bukan presiden, bukan juga ulama (cendekiawan Muslim),” tambah Zendani.

Dewan Ulama Yaman, termasuk Zendani, telah membuat seruan untuk berjihad pada hari Kamis jika pasukan asing bergabung dalam perang melawan AQAP. “Jika ada pihak bersikeras melakukan agresi, atau menyerang negara, maka menurut Islam, jihad menjadi wajib,” kata sebuah pernyataan yang ditandatangani oleh 150 ulama.

Para ulama memang menolak segala intervensi asing dalam urusan Yaman, apakah politik atau militer.  Mereka juga menolak adanya kerja sama militer antara Yaman dan pihak asing jika itu melanggar syariah Islam.

Pada hari Jumat, Zendani mendesak negara-negara Arab dan muslim untuk mendukung Yaman. “Negara-negara Islam tidak akan berdiri dengan tangan bersedekap melihat Perang Salib ini, “tambahnya.

Presiden AS Barack Obama telah mengatakan, ia tidak pernah berniat mengirimkan pasukan ke Yaman, atau ke Somalia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Januari 15, 2010 by in Internasional and tagged , , .
%d blogger menyukai ini: