Berita Nusantara

Berita Dunia, Gosip, Bisnis, Artis, Humor, olahraga.

Jenifer Dunn Dituntut Pasal Berlapis

Bintang FTV Jenifer Dunn, terdakwa kasus kepemilikan tujuh pil ekstasi, dituntut Jaksa Penuntut Umum, Suwanto, dengan pasal berlapis dalam sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Kamis (21/1/2010).

Dalam dakwaannya, Suwanto menjerat Jenifer dengan empat pasal tuntutan, antara lain Pasal 59 ayat 1, subsider Pasal 60, Pasal 65, dan Pasal 62 mengenai psikotropika dengan ancaman minimal 4 tahun penjara atau maksimal 15 tahun.

“Senin 12 Oktober 2009, terdakwa ditangkap di kos kawasan Jeruk Purut, Jakarta Selatan, karena memiliki dan menyimpan psikotropika golongan satu, yaitu tujuh pil ekstasi warna pink, diperoleh gratis dari Asep,” ucap Suwanto saat membacakan dakwaan di dalam persidangan di PN Jakbar, Kamis.

Seusai sidang, kuasa hukum Jenifer, Zulkifli Syukur, membenarkan bahwa kliennya, yang ditahan sejak 13 Oktober 2009, didakwa dengan pasal berlapis. “Dakwaan tadi berlapis, kalau menyimpan atau menerima. Tapi, bisa saja dia tahu (diberi ekstasi), tapi dia tidak lapor (ke petugas berwajib). Saya tanya kenapa tidak lapor, ‘karena saya takut’,” imbuh Zulkifli.

Untuk meringankan dakwaan tersebut, Zulkifli  telah mencoba melakukan pengecekan ulang langsung ke Jenifer. “Sejak dia tertangkap tanggal 12 Oktober, saya sudah interview dia. Saya bandingkan dan memang ada perbedaan dengan BAP (berita acara pemeriksaan). Dia tahunya tujuh butir itu setelah di polisi,” ucap Zulkifli.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Januari 22, 2010 by in Infotainment and tagged , , , , .
%d blogger menyukai ini: