Berita Nusantara

Berita Dunia, Gosip, Bisnis, Artis, Humor, olahraga.

Cari Ebook Gratis di Kindle!

Lebih dari separuh ebook paling laku di Kindle, yaitu perangkat buku elektronik dari Amazon.com, kini tersedia gratis.

Walaupun memang sejumlah judul yang ada sudah tersedia gratis di situs lain, seperti “Pride and Prejudice” karya Jane Austen, tapi banyak juga karya oleh penulis yang masih berusaha mendapat penghidupan dari hasil kerjanya.

Minggu ini contohnya, ranking satu dan dua daftar paling laku Kindle ditempati oleh “Cape Refuge” dan “Southern Storm”, dua novel karya Terri Blackstock, penulis genre thriller Kristen. Harga keduanya? Nol dolar, setidaknya hingga akhir bulan. Itulah strategi penerbit Blackstock, yaitu Zondervan, divisi dari penerbit HarperCollins, yang memberi kesempatan para pembaca mengunduh buku elektronik itu gratis untuk Kindle atau aplikasi Kindle pada iPhone dan Windows.

Penerbit

Sejumlah penerbit seperti Harlequin, Random House, dan Scholastic tengah mencoba menawarkan versi gratis buku digital pada Amazon, Barnes & Noble dan pedagang internet lainnya dan juga di situs-situs pribadi para penulis agar para pembaca bisa mencoba karya dari penulis yang belum ternama. Harapannya, bila disukai pembaca maka judul selanjutnya bisa dikenakan biaya.

“Memberi sampel adalah cara ampuh untuk menggaet orang dan mendorongnya untuk membeli lebih,” kata Suzanne Murphy, dari Scholastic Trade Publishing, yang kini menawarkan versi gratis “Suite Scarlett”, novel dewasa-muda karangan Maureen Johnson, selama tiga minggu agar seri selanjutnya dari buku itu, “Scarlet Fever”, bisa laku dijual dalam bentuk hardcover pada 1 Februari 2010. Buku itu melejit ke peringkat ke-tiga di daftar buku paling laku Kindle.

Versi-versi gratis ini muncul di tengah kepanikan para penerbit bahwa harga buku elektronik, yang kira-kira 10 dolar AS per judul untuk terbitan baru dan yang paling laku, bisa menjatuhkan pasaran buku hardcover yang harganya bisa sampai 25 dolar AS atau setidaknya 13 dolar AS untuk sampul tipis.

Sejumlah penerbit mengendalikan harga buku fisik itu dengan cara menunda penerbitan buku elektronik selama beberapa bulan setelah buku itu telah dicetak hardcovernya.

Beberapa pengusaha penerbitan lainnya berpendapat bahwa penundaan itu membuat tawaran buku gratis menjadi tawaran yang munafik.

Di lain pihak, David Young, dirut dari Hachette Book Group, penerbit dari Twilight Series-nya Stephenie Meyer, berpendapat, “Di masa dimana kita berjuang melawan harga 9,99 dolar AS untuk e-book, tak logis untuk memberikan buku gratis.”

Juru bicara penerbit Penguin Group USA juga mengeluarkan penyataaan yang mirip, “Penguin belum pernah dan saat ini tidak memberikan buku dengan gratis. Kami merasa nilai sebuah buku terlalu penting untuk diperlakukan seperti itu.”

Tapi beberapa penerbit lainnya menganggap langkah ini murni sebagai promosi; sama saja seperti memberikan contoh gratis pada penjual dan peninjau buku agar muncul sorotan publik dan berita dari mulut ke mulut.

“Kebanyakan orang membeli (buku) karena direkomendasikan oleh orang lain,” kata Steve Sammons, wakil presdir untuk hubungan konsumen penerbit Zondervan.

Amazon ataupun penjual buku elektronoik lainnya tak mendapat laba langsung dari pemberian gratis ini. Tapi ini merupakan alat penarik pembeli potensial dan cara untuk menaikkan pamor penulis yang belum terkenal agar bisa bersaing dengan yang sudah ternama, apalagi kalau bisa masuk papan atas daftar buku gratis yang paling disukai.

Satu lagi contoh yang baik adalah kasus penulis Lauren Dane, pengarang dari “Giving Chase” yang ditawarkan gratis oleh penerbitnya, Samhain. Versi gratisnya diunduh sebanyak 26.879 kali, lalu diikuti dengan lompatan penjualan versi berbayarnya. Novel Dane “Chased” yang hanya laku 97 buah di bulan September 2009, versi elektronik berbayarnya laku 2.666 unit di bulan October 2009. Dan buku terdahulunya “Taking Chase” yang cuma laku 119 buah di September 2009, juga naik penjualannya hingga 3.279 buah dikala novelnya yang lain tengah ditawarkan gratis.

Sejauh ini pangsa pasar buku digital adalah lima persen dari total pasaran buku. Data pasti tentang efek pemberian versi gratis ini belum bisa diketahui. Brian O’Leary, pimpinan Magellan Media Consulting Partners, yaitu konsultan bagi penerbit, mengingatkan bahwa walau versi gratis bisa menaikkan penjualan tapi ada risiko bahwa akhirnya malah barang gratisan ini bisa menggantikan versi berbayarnya.

Pembeli dan Penulis

Sedangkan bagi para penulis mereka terbagi antara ingin bereksperimen dengan cara baru ini tapi juga ingin melindungi penghasilan mereka. Charlie Huston, pengarang serial Joe Pitt yang mengisahkan detektif vampir awalnya cukup takut tapi akhirnya mencoba cara radikal ini.

“Aku bisa memilih takut akan masa depan atau mencoba agresif dan menerima menerimanya,” tutur Huston. Buku pertama Joe Pitt, “Already Dead”, ditawarkan gratis.

Bagaimana pendapat pembaca? Pamela Deron, 29, yang awalnya coba-coba membaca “Already Dead” menyatakan bahwa setelah membaca buku digital gratis itu ia cukup ketagihan dan, “Setelah menghabiskan 50 dolar AS aku punya seluruh koleksi Joe Pitt.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Januari 25, 2010 by in Teknologi and tagged , , , .
%d blogger menyukai ini: